Rabu, 13 Maret 2013

Elemen-elemen Pendukung Perubahan Perilaku Gizi



Elemen-elemen penting yang mendukung perubahan perilaku gizi yaitu:

1. Persepsi
Persepsi adalah pengalaman yang dihasilkan melalui indera penglihatan, pendengaran, penciuman, dan sebagainya. Meskipun ada objek yang sama, namun setiap orang akan memiliki objek yang berbeda.
contoh : konsumsi makanan organik itu sehat 





2. Motivasi
Motivasi diartikan sebagai dorongan untuk bertindak untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Hasil dari dorongan dan gerakan ini diwujudkan dalam bentuk perilaku.
contoh : orang tua di atas usia 30tahun membeli produk susu tinggi kalsium dengan motivasi untuk mencegah terjadinya osteoporosis




3. Kepercayaan
Kepercayaan sering atau diperoleh dari orang tua, kakek, atau nenek. Seseorang menerima kepercayaan itu berdasarkan keyakinan atau tanpa adanya pembuktian terlebih dahulu. 
contoh : konsumsi 1sdm minyak sayur agar proses melahirkannya mudah bagi ibu hamil





4. Sikap
Sikap menggambarkan suka atau tidak sukanya sesorang terhadap objek. Sikap sering diperoleh dari pengalaman sendiri atau dari orang lain yang paling dekat. 
contoh : konsumsi makanan cepat saji di kalangan anak muda, pengalaman teman sebaya.



sumber: 
- Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan dan Perikaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
- google image

Kamis, 10 Januari 2013

Kamis tak gerimis

Rabu tanggal 9 januari kemarin, hujan cukup awet.
Malas mengisi blog alhasil gw nge- goplus ajaa..
Ada yang bingung pasti goplus apaan,hhehe
goplus itu kepanjangan dari google plus (Google+), yaitu aplikasi media sosial buatan google.

ni postingan gw kemarin di goplus:
pagi jakarta n celotehan masyud
pagi jakarta diawali dengan menerjang hujan badai pake kostum hijau lengkap
kemarin harapan terbesar gw adalah no banjir
kalo sampe daerah ciledug/cipulir/kebayoran banjir,
gw pulaaang
hhahahaaa

gw selamat sampai kantor *alhamdulillah
partner kerja gw, carla, pagi ini gadapet boncengan
dikarenakan hujan deras, sblm berangkat,
gw udah konfirmasi bahwa tidak bisa menerima tumpangan,wkwk

nyampe kantor,
dihujani komentar dan ocehan masyud *partner dari perusahaan semen ternama
macem2 doi bahas
tapi untuk hari ini sorotan lebih ke rute perjalanan jakarta-tangerang


postingan gw hari iniii....
dobel koplak n cerah berangin
nahhhh..
tu judul kenapa gw kasih nama dobel koplak
gimana gag dobel, cobaa
koplak pertama adalah gw brgkt selonong boy
pas di pom bensin baru ngeh bahwa helm boncengers ketinggalaaann
wkwkwkkk,alhasil carla yang biasanya bareng dr kebayoran ampe pancoran
kali ini hanya kebayoran-blok m

sesaat gw nyampe, sempet ada perasaan bersalah
gw buka helm,nyengir dan berkata
"gapake helm,gapapa yaaa"

gw heran,respon clara kyk org bingung
galama kemudian dy liat lokasi tempat biasa gw gantungin helm

"hah? gag ah, takut sm polisi"

ahahahahaaaa,anak jaman sekarang,
naek motor pake helm cuma karena peraturan polisi
bukan karena sadar akan keselamatan dirinya

alhasil,carla gw anter nyampe blok m ajeee
selanjutnya gw misah, berangkat masing2

note of the day 
"kelalaian berulang itu namanya kebiasaan"

yap,gabawa helm itu merupakan kelalaian yang mengakibatkan kebaikan pagi ini yang gw lewati
jangan ampe dah itu jadi kebiasaan,wkwkk



Jumat, 21 Desember 2012

Tahu diri - Maudy Ayunda

Mencinta seseorang di masa lampau, indah memang untuk dikenang. Tapi kalau perkaranya cinta itu belum tuntas. Secara harfiah, cinta itu masih mengikat dua hati manusia. Perpisahan memang pilihan yang tepat untuk keduanya. Masing-masing dapat melanjutkan hidup tanpa terkait satu sama lain.

Disaat keduanya telah berhasil "move on" dan menjalin tali kasih dengan pasangan masing-masing. Disaat yang "sangat tepat" pula mereka harus bertemu. Cinta itu dipilih bukan memilih. So, pilihlah "dia" yang tepat. :)

Here they are..




Hai selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini
Sungguh tak mudah bagiku

Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak berdiri di depanmu kini
Sakitnya menusuki jantung ini

Melawan cinta yang ada di hati

Reff

Dan upayaku tahu diri tak slamanya berhasil 
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama 
Pergilah, menghilang sajalah lagi

Bye selamat berpisah lagi
Meski masih ingin memandangimu 
Lebih baik kau tiada di sini

Sungguh tak mudah bagiku

Menghentikan sgala khayalan gila
Jika kau ada dan ku cuma bisa

Meradang menjadi yang di sisimu
Membenci nasibku yang tak berubah

Reff

Berkali-kali kau berkata kau cinta tapi tak bisa
Berkali-kali ku telah berjanji menyerah


Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah lagi

Source: http://www.maudyayunda.com/gallery/videos/video-lirik-tahu-diri

Rabu, 12 Desember 2012

Listen To Me - Mocca Lyrics




Hey baby listen to me carefully
Come and sit beside me
I’ll tell you everything about me


Hi honey listen to me carefully
Age is just a number
It won’t be any trouble at all


Reff:
Stay stay with me
I will be your best friend
I will be your guiding light


Stay stay with me
I will be your lover
I will be your everything


Hi honey listen to me carefully
For all the things that matters
Only you can take my golden heart


Repeat reff

Senin, 03 Desember 2012

Taukah kamu? Lubang kancing pria dan wanita berbeda..

Obrolan awal Desember di kantor gw pagi ini..

  • Persiapan pernikahan salah satu teman kantor
  • Rencana berangkat menuju TKP (Tempat Kejadian Pernikahan)
  • Beda lubang kancing pria dan wanita
Naaahh...
Obrolan terakhir yang bakal gw bahas, *hhahaa,secara yaa,gamungkin gw bahas yang 2 rencana diatasnya..

Pernah gag sih kalian penasaran dengan fenomena itu?
Atau bahkan ngeh aja enggag *kayak gw
Hahaaa,walaupun sudah jutaan bahkan ribuan kali nyetrika baju, gw gapernah nyadar perbedaan itu, sampai pada akhirnya temen kerja gw buka obrolan tentang hal tersebut..

A   : "Liat deh kancing baju si mas Y"
gw : "Kenapa emg?"
A   : "liat deh arah nya"
gw : "arah gimana? emang kenapa dah?"
A   : "kalo lo perhatiin, itu arahnya beda sama kancing baju lo"
gw : *celingukan sambil pelanga-pelongo, secara gitu, hari ini gw gapake kemeja
A   : "haaaalaaah, liat bajunya si C nooohhh"

wakakkakaaaakkk...
iya juga, ternyata memang beda guys..
Penasaran kenapa bisa terjadi perbedaan ituu,akhirnya gw searching di mbah google,
Searching punya searching,dapatlah informasi tentang kancing..


Om Wikipedia bilaang..
Kancing dapat dipasang di bagian muka tengah (kemeja, jas, blus, kebaya), bagian belakang gaun, ujung lengan kemeja dan jas, atau bahu (epolet). Pada belahan baju wanita, kancing dipasang di sisi kiri dan lubang kancing di sisi kanan. Sebaliknya, kancing baju pria berada di sisi kanan dan lubang kancing di sisi kiri. 



Kancing berikut rumah kancing yang dapat dipakai untuk mengancing serta menutup pakaian, pertama kali dikenal di Jerman pada abad ke-13. Pemakaian kancing segera meluas seiring dengan kepopuleran busana yang pas badan pada abad ke-13 dan ke-14 di Eropa.


Pada abad ke-17, pakaian berkancing hanya dimiliki oleh orang-orang kaya. Menurut kebiasaan waktu itu, pria terbiasa memakai baju sendiri. Namun sebaliknya, wanita memiliki pelayan wanita untuk membantu mereka berpakaian. Kancing yang dipasang di sisi kiri belahan baju wanita memudahkan pelayan wanita sewaktu mengancingkan baju tuan mereka.


Jadi, khususnya di kelas sosial menengah dan atas, lelaki umumnya berpakaian sendiri, sedangkan wanitanya tidak. Dayang-dayang dan pembantu mereka butuh waktu lebih dari satu jam untuk memakaikan baju. Pembuat baju lalu membalik arah mengancingkan baju agar pekerjaan lebih cepat dan mudah bagi yang terlibat. Karena pakaian pria tidak dipakaikan oleh orang lain maka tidak perlu dibalik arah pemasangan kancing. Begitulah awal mula mengapa kancing baju pada pakaian pria dan wanita berbeda arahnya.



Source:


Jumat, 30 November 2012

Apa itu Glukosamin?


Gals,glukosamin akhir-akhir ini lagi booming banget di dunia periklanan. Kalian pasti sering lihat doong iklan produk susu yang mengedepankan keunggulan Glukosamin? Sadar ga sadar pasti kalian penasaran sama zat yang satu ini, baiklah, sekarang kita coba kupas tuntas zat apa dia sebenarnya...

Let's check it out..
Menurut Om Wikipedia, Glukosamin yang diberi nama oleh bapak penemunya sebagai C6H13NO5 adalah gula amino dan prekursor penting dalam sintesis biokimia protein glikosilasi dan lipid. Glukosamin merupakan bagian dari struktur kitosan polisakarida kitin dan penyusun eksoskeleton krustasea dan arthropoda lainnya, dinding sel pada jamur dan organisme yang lebih tinggi banyak. Glukosamin merupakan salah satu monosakarida yang paling banyak. Hal ini diproduksi secara komersial oleh hidrolisis Crustacea exoskeletons atau, kurang umum oleh fermentasi dari biji-bijian seperti jagung atau gandum. Di Amerika Serikat ini merupakan salah satu  non-vitamin, non-mineral , suplemen diet yang paling umum digunakan oleh orang dewasa. Glukosamin secara alami ada dalam cangkang kerang, tulang hewan dan sumsum tulang.

Ilmuwan yang meneliti glukosamin ini bernama Sir Georg Ledderhose di tahun 1876 dan Sir Walter Haworth di tahun yang berbeda 1939.  D-glukosamin dibuat secara alami dalam bentuk glukosamin-6-fosfat dan merupakan prekursor biokimia dari semua nitrogen yang mengandung gula. Secara khusus, glucosamine-6-fosfat disintesis dari fruktosa 6-fosfat dan glutamin oleh glucosamine-6- fosfat deaminase langkah pertama dari jalur biosintesis hexosamine. Hasil akhir dari jalur ini adalah Uridine difosfat N-asetilglukosamin (UDP-GlcNAc), yang kemudian digunakan untuk membuat glukosaminoglikan, proteoglikan, dan glikolipid. *apa nii?hhahaa..


Sebagai pembentukan glucosamine-6-fosfat adalah langkah pertama untuk sintesis produk ini, glukosamin mungkin penting dalam mengatur produksi tersebut. Namun, jalur biosintesis hexosamine sebenarnya diatur, dan apakah ini bisa terlibat dalam memberikan kontribusi dengan penyakit manusia masih belum jelas.



Glukosamin dipasarkan untuk mendukung struktur dan fungsi sendi dan pemasaran yang ditargetkan untuk orang yang menderita osteoarthritis. Bentuk yang umum dijual glukosamin adalah glukosamin sulfat, glukosamin hidroklorida, dan N-asetilglukosamin. Glukosamin sering dijual dalam kombinasi dengan suplemen lain seperti kondroitin sulfat dan Methylsulfonylmethane. Dari tiga bentuk yang umum tersedia glukosamin, glukosamin sulfat hanya diberi "kemungkinan yang efektif" rating untuk mengobati osteoarthritis.


Nah, di Amerika serikat udah dipasarkan dalam bentuk suplemen ni...




Karena glucosamine adalah prekursor untuk glukosaminoglikan, dan glukosaminoglikan merupakan komponen utama dari tulang rawan sendi, suplemen glucosamine dapat mempengaruhi struktur tulang rawan, sehingga dapat berlaku untuk pengentasan arthritis. 






Penelitian terbaru memberikan bukti awal bahwa glucosamine yang bisa diserap dalam cairan sinovial setelah pemberian oral glukosamin sulfat kristal pada pasien osteoarthritis, seperti yang stabil negara glucosamine konsentrasi dalam plasma dan cairan sinovial yang berkorelasi. Jika pada akhirnya terbukti, sulfat glukosamin serapan dalam cairan sinovial mungkin sebanyak 20%, atau sesedikit jumlah diabaikan, menunjukkan tidak ada signifikansi biologis. Jika glukosamin sulfat sebenarnya terbukti efektif pada pasien dengan osteoarthritis, hal itu mungkin hasil dari aktivitas anti-inflamasi, stimulasi sintesis proteoglikan, penurunan aktivitas katabolik kondrosit menghambat sintesis enzim proteolitik dan zat lain yang berkontribusi terhadap integritas tulang rawan, atau tidak berpengaruh sama sekali.Sebagai substrat dari matriks GAG, glukosamin adalah dipostulatkan untuk merangsang produksi sinovial dari hyaluronic acid atau mungkin untuk menghambat enzim liposomal.



Singkat kata nii, Dr dr Aris Wibudi, SpPD, KEMD, dari Departemen Penyakit Dalam RSPAD Gatot Soebroto menjelaskan bahwa kolagen dan proteoglikan merupakan komponen utama yang membuat sendi menjadi licin dan memudahkan orang untuk bergerak.

"Kolagen merupakan serat-serat protein yang merupakan kekuatan sendi, sedangkan proteoglikan terdiri dari glukosaminoglikan dan kondroitin sulfat yang merupakan suplemen yang dibutuhkan untuk perbaikan sendi yang terganggu," jelas Dr Aris.

Nahhh…
Berikut pemaparan tentang zat yang lg popular bernama glukosamin. Semoga bermanfaat yaa… J


Kamis, 29 November 2012

O.K.A.Y Boyz II boys Lyrics


Even when they unfollow you
I'm telling you there's nothing you can do
It's gonna be okay

When they are asking for your blacberry pin
You don't have and they say where have you been?
It's gonna be okay

Reff
You can be superman, spiderman, robin and batman
You can do anything you wanna do and say
"I'm the man"
whenever you feeling down, useless, you know what to do
believe in yourself and say
It's gonna be O.K.A.Y

You can still live your day
You'll be someone someday
You've got friend all the way

Your friend call you for a night ride
 The only thing you have is tricycle bike
It's gonna be okay

Reff

Beatbox

Reff 2x




When You Love Someone Endah n Rhesa Lyrics



I love you but it's not so easy
to make you here with me
I wanna touch ad hold you forever
But you're still in my dream

And I can't stand to wait your love is coming to my life
But I still have a time to break a silence

Reff:
When you love someone just be brave to say
That you want him to be with you
When you hold your love don't ever let him go
Or you will loose your chance to make your dreams come true

I used to hide and watch you for a distance
And I knew you realize
I was looking for a time to get closer
At least to say "Hello"

And I can't stand to wait your love is coming to my life

Reff

I never thought that i'm so strong
I stuck on you and wait so long
But when love comes it can't be wrong
Don't ever give up just try and try
And get what you want
Cause love will find the way...

Reff



Pemberian Air Putih Pada Bayi


Hingga usianya 6 bulan, berilah bayi ASI Eksklusif (artinya ASI saja) tanpa pemberian cairan lain, termasuk air putih. Kebutuhan bayi akan cairan sudah dipenuhi dari ASI, dan ASI tidak perlu "dibilas" karena Anda bisa membersihkan sisa ASI dengan menggunakan kain atau kapas yang dibasahi. Pemberian air putih pada bayi yang mendapat ASI Eksklusif dapat mencetus ketidakseimbangan elektrolit di tubuhnya, yang dapat mengganggu kemampuan tubuh menyerap zat gizi ASI. Minum air putih pun membuat bayi kenyang, sehingga semakin sedikit menyusu - semakin sedikit pula zat gizi yang ia dapat. Ketika cuaca panas, tambah frekuensi menyusui bayi agar ia tidak haus. Bayi diberi minum air ketika pemberian ASI Eksklusif hingga 6 bulan ketika dia mulai makan, karena pada saat itu air membantu bayi mencegah konstipasi.




Banyak orangtua bahkan sebagian dokter masih meyakini bawah banyak minum air putih pada bayi sama seperti orang dewasa akan sehat dan baik. Sebagian dari mereka masih meyakini mitos tidak benar bahwa kalau bayi tidak minum air putih akan membuat ginjalnya rusak, bibir kering, lidah putih atau sulit Buang Air Besar (BAB). Ternyata pemberian air putih bisa berdampak tidak baik pada bayi mulai hal yang ringan sampai yang berat. Pada kasus yang ringan pemberian air putih seringkali membuat bayi minum susu ASI atau formula menjadi berkurang dan berdampak gangguankenaikkan berat badan. Karena, air putih rasanya lebih segar dan enak bagi bayi. Sehingga bayi memilih air putih dan bila banyak akan mengurangi jumlah susu. Ternyata kebanyakan air pada bayi juga dapat mengakibatkan intoksikasi air atau keracunan air yang dapat berakibat kejang atau koma. Tidak pernah disadari sebenarnya kandungan air dalam ASI dan susu formula sudah lebih dari cukup atau bila takaran pembuatan susu formula sesuai anjuran.

Setelah bayi adalah masa lalu usia 6 bulan, dia harus minum 2 sampai 4 oz. air dua kali sehari sampai ia mencapai usia 1 tahun. Pada usia 12 bulan, anak harus minum minimal 4 oz. per hari, berdasarkan kehausan anak. Setelah sistem kekebalan tubuh telah matang sedikit, dan makanan padat sudah mulai, ASI atau susu formula masih harus menjadi minuman utama.



Secara umum, itu bukan ide yang baik untuk memberikan air bayi anda sampai berusia 6 bulan. Sampai usia 6 bulan bayi masih akan mendapatkan semua hidrasi yang ia butuhkan dari ASI atau susu formula, meski dalam cuaca panas sekalipun. Memberikan bayi yang lebih muda dari 6 bulan terlalu banyak air dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap zat gizi dalam ASI atau susu formula. Pemberian air putih setelah usia 6 bulanpun ternyata dapat berpengaruh berkurangnya jumlah minum ASI dan susu formula. Hal ini juga dapat menyebabkan perutnya merasa penuh, yang mengekang keinginannya untuk makan atau minum susu formula atau ASI.

Selain itu pemberian air putih harus diwaspadai tentang kebersihan dan higienitasnya. Paparan bakteri dan bahan mineral seperti fluroide harus selalu diwaspadai pada penmberian air putih pada bayi.

Menurut American Dietetic Association (ADA) dan American Academy of Pediatrics (AAP), ASI dan susu formula bayi biasanya tidak perlu air tambahan. Telah diperkirakan bahwa bayi membutuhkan 1,5 mL air / kkal energi yang dikeluarkan untuk konsumsi yang cukup; ini rasio air-to-energi sesuai dengan yang ditemukan dalam ASI dan susu formula umum. AAP menyarankan air yang dapat ditawarkan untuk botol-makan bayi yang lebih tua dari 6 bulan, tetapi mereka mungkin lebih memilih untuk mendapatkan cairan ekstra dari menyusui lebih sering. Bayi yang disusui biasanya tidak perlu air tambahan jika mereka makan sesuai permintaan. Dalam cuaca sangat panas, bayi mungkin perlu air tambahan. Memperkenalkan bayi yang lebih tua untuk sedikit air dapat membantu mereka belajar untuk minum air untuk memuaskan kehausan. Perhatian harus digunakan sehingga air tidak menggantikan energi yang dibutuhkan dan zat gizi dalam makanan


Kebutuhan Air Pada Anak

0 - 6 bulan                   0,7 liter perhari dari ASI dan susu formula
6 bulan - 12 bulan       0,8 liter perhari dari ASI dan susu formula dan
                                    makanan tambahan
1 tahun - 3 tahun         1,3 liter perhari dari ASI dan susu formula dan
                                    makanan tambahan
4 tahun - 8 tahun         1,7 liter perhari dari ASI dan susu formula dan
                                    makanan tambahan



Dampak Pemberian Air Pada Bayi 

1.     Minum ASI dan Susu Formula berkurang

Pemberian air putih dengan botol atau gelas membuat bayi mengurangi jumlah minum ASI dan susu formula. Hal ini terjadi karena bila sudah dikenalkan air putih bayi pasti akan lebih memilih air putih karena rasanya lebih segar dan lebih enak. Secara tidak disadari berat badan bayi sering terganggu setelah usia 6 bulan. Memang, banyak faktor yang menjadi penyebab.

Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya jumlah ASI atau susu formula yang diminum. Pada pemberian ASI sering ibu tidak menyadari karena tidak bisa diukur jumlah ASI yang diminum. Biasanya bila cermat bisa dinilai bahwa bayi minum hanya sebentar-sebentar . Pada pemberian susu formula akan lebih mudah kelihatan biasanya anak bila minum air putih sangat cepat dan banyak. Juga ditandai hanya mau minum susu saat tidur.

Hal ini terjadi karena saat bangun lebih tertarik minum air putih karena lebih segar dan lebih enak. Tetapi saat tidur bayi sudah tidak memperdulikan rasa. Sebenarnya air putih tidak diperlukan karena dalam ASI dan susu formula sudah cukup kadar airnya. Kalaupun hendak diberikan hanya dalam jumlah sedikit dalam 2-5 sendok kecil jangan diberikan melalui gelas atau botol. Karena begitu diberikan dalam botol dan gelas bayi akan minum air putih lebih banyak. Orangtua sering meyangkal bahwa pemberian awal hanya sedikit tetapi tidak disadari setelah tahu rasa air putih akan semakin banyak mengkonsumsinya sehingga konsumsi ASI dan formula akan semakin berkurang.

Tidak disadari bila dihitung bayi diberi air putih dalam botol kecil 50-100 cc bila diberi 3 kali sudah mendapat 300 cc air putih. Bila itu diberikan maka akan mengurangi sejumlah 300 cc ASI atau susu formula karena bayi sudah kenyang. Kehilangan 300 cc tersebut sudah terjadi minimal kehilangan hampir 30% kebutuhan ASI dan minum susunya. Hal ini harus lebih diperhatikan terhadap bayi dengan gangguan kenaikkan berat badan atau bayi dengan berat badan kurus.

2.   Intoksikasi Air

Di luar kekhawatiran tentang penyerapan zat gizi, dokter anak tidak menyarankan air untuk bayi sebelum usia 6 bulan karena risiko untuk keracunan air. Terlalu banyak air mencairkan tingkat normal bayi natrium dan dapat menyebabkan kejang, koma, kerusakan otak dan kematian. Terlalu banyak air dapat menyebabkan intoksikasi air atau keracunan air pada bayi.
Setiap kali bayi buang air kecil, ia kehilangan tidak hanya air tetapi natrium dan elektrolit lain. Namun berbeda dengan orang dewasa, yang cenderung untuk mendapatkan terlalu banyak sodium dalam makanan kita, bayi biasanya mendapatkan hanya elektrolit yang mereka butuhkan dari ASI atau susu formula. Terlalu banyak air dan mereka kehilangan natrium terlalu banyak. Kadar natrium dalam darah mereka dapat menurun dan menyebabkan iritasi, pembengkakan otak, unresponsiveness dan kejang.
Dalam kasus yang jarang, intoksikasi air dapat terjadi ketika seorang anak minum terlalu banyak air dan konsentrasi natrium nya menjadi seimbang. Ketidakseimbangan ini mengganggu elektrolit bayi, menyebabkan jaringan tubuh membengkak dan mungkin menyebabkan kejang atau koma. Keracunan air juga dapat terjadi ketika orangtua menambahkan terlalu banyak air untuk susu formula anaknya.

Dalam kasus yang jarang, bayi yang minum terlalu banyak air dapat mengembangkan kondisi yang dikenal sebagai intoksikasi air, yang dapat menyebabkan kejang dan bahkan koma. Keracunan air terjadi ketika air terlalu banyak mencairkan konsentrasi sodium dalam tubuh, mengganggu keseimbangan elektrolit dan menyebabkan jaringan otak edema atau membengkak.

Referensi:
  • American Academy of Pediatrics Committee on Nutrition. Kleinman RE, ed. Pediatric Nutrition Handbook. 6th Edition. © 2009 American Academy of Pediatrics. 
  • Dietary Reference Intakes for Water, Potassium, Sodium, Chloride, and Sulfate. Food and Nutrition Board, Institute of Medicine, National Academies, 2005. 
  • Committee on Environmental Health and Committee on Infectious Diseases. Drinking Water From Private Wells and Risks to Children. Pediatrics 2009;123;1599 
  • USDA: New Jersey WIC Infant Feeding Guide for Healthy Infants


Source:

  • http://kesehatan.kompasiana.com 
  • http://www.ayahbunda.co.id

Selasa, 04 September 2012

Amnesia

16 April 2012. Pagi itu seperti biasanya, tak ada keganjilan yang terlihat, baik dari aku maupun partner terbaikku setaun ini. Sebelum adik bungsu dan kedua orang tuaku pulang dari liburan panjang, aku pun bebenah rumah bersama adik perempuanku. Setelah rumah bersih, sekitar pukul 10.00 kedua orangtuaku dan si bungsu sampai di rumah. Tetapi tak lama mereka sampai, aku pun pamit untuk pergi ke rumah temanku. Seperti biasa, mama mengantarku sampai depan pagar rumah.

Kutarik gas penuh, 70 km/jam, kecepatan favoritku saat mengendarai motor. Suasana jalanan lengang, hari minggu ucapku dalam hati. Jalanan semasa aku kerja di catering. Catering di sebuah rumah sakit ternama di daerah Tangerang. Jalanan itu sudah aku hapal di luar kepala. Rute pertamaku adalah menjemput sahabatku semasa kuliah. Hari itu memang kami rencanakan untuk bertemu. Silaturahim, saling bertukar cerita dan bertukar info pengalaman kerja masing-masing. Ini merupakan taun pertama kami sebagai "fresh graduates".



Aku, Rida, Ivana dan Shabrina merupakan teman akrab semasa 3 tahun pendidikan diploma gizi. Kesamaan domisili membuat kami merasa dekat satu sama lain.  Selepas wisuda, kami berempat berpencar, melamar dan memilih pekerjaan sesuai minat masing-masing. Aku dan Rida memulai kerja pertamaku di catering, Ivana di bidang penelitian dan Shabrina menerima tawaran untuk mengisi posisi asisten dosen di kampus. Dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda dan kesibukan masing-masing, hari itu aku bersemangat sekali untuk bertemu mereka.


Aku teringat masa-masa kami kuliah. Tiap berangkat,kami jadwalkan selalu naik bis yang sama, walau dari tempat yang berbeda. Berdasarkan rute bis, ivana biasa naik paling pertama, setelah itu shabrina dan terakhir aku. Rida hanya ikut pada awal dan akhir minggu, karena di awal semester ia memutuskan untuk tidak pulang pergi dan ikut kost bersama kawan lainnya. Pengalaman ter"manis" adalah jika kami mendapat praktikum lab yang "overtime" dan harus pulang diatas pukul 18.00. Kami harus menunggu bis "antara ada dan tiada". Sering kami menunggu hingga 2jam di pinggir jalan, sering pula kami berjalan dari blok M hingga Ratu plaza. Tapi karena kami bertiga, 2jam tidak begitu berat dibandingkan harus berdiri menunggu seorang diri. "That's what friends are for" kalau kata lagu Dionne Warwick.



11.30. Aku terbangun. Entah dimana, gelap. Kupaksa tubuhku untuk berdiri. Pergelangan tangan kurasa sakit, pergelangan kaki perih, bahu dan pinggulku pun terasa memar. Kulihat Mio merah terparkir rapi dihadapanku. Aku tak tau apa yang telah terjadi. Rintik hujan mulai menetes. "Sedang apa aku di tempat ini?" pikirku. Berbagai pertanyaan muncul, aku hendak kemana, mengapa aku disini dan apa yang sudah terjadi. Pertanyaan-pertanyaan itu aku abaikan, rasa luka mulai terasa. Aku makin panik. Apa yang harus aku lakukan. Aku tidak ingat apa-apa.

Seorang lelaki mencoba menahanku dengan melambaikan tangan. Sekelibat, aku perhatikan memang ia sudah ada di warung kecil itu, telah berteduh bersamaku. Aku tidak peduli. Yang kupikirkan hanya, bagaimana caranya aku bisa ingat apa yang sebenarnya akan aku lakukan dan bagaimana caranya aku mendapat pertolongan medis. Kuambil jas hujan dalam bagasi motor. Setelah kukenakan, lalu aku langsung tarik gas, mengabaikan lambaian tangan dari si bapak itu.


Kamis, 05 Juli 2012

Puisi Tanpa Judul


Detak hati ini lucu,

Terkayuh, terkejap, meletup,

Ketika di atas kertas,

Kutulis kata indah tentang dirimu,



Lalu sekenang pendeknya ingatanku,

Ku katup mataku gambarkan lagi hari bersamamu,

Aku terhanyut,

Terhuyung arus yang membasahi kehausan jiwa,

Terbelai mimpi kebersamaan nyata,

Sekejap dunia ini menyempit,

Padatkan detik-detik yang terhimpit diantara kita,

Aku hilang tergenang asmara,



Selayak petir yang bercahaya sebelum bersuara,

Hatiku terkayuh cepat ketika logika tak sebegitu sempat,

Aku tak bisa mengendalikan ini,

Saat hati pegang kemudi,



Jangan tanya begitu cepat,

Semua terjadi begitu cepat,

Aku mulai tak pernah berhenti,

Jangan tanya aku,Tanya hatiku,

Aku juga tak tahu..



**23:25:05_12/04/2010**

Kamis, 03 November 2011

Wonosobo we'll be missing you...

Oktober 2010,
Bulan yang berat bagi kami untuk mempersiapkan dengan matang sebelum kepergian kami menuju kota itu..
Kota yang terpilih oleh 90 mahasiswa, dan telah mengalahkan kota pilihan lainnya, Serang.
3bulan waktu kami untuk mempersiapkan seluruh keperluan untuk datang ke kota itu. Jadwal PPG (Perencanaan Program Gizi) menjadi hal yang sangat menyebalkan untuk kami selama 3 bulan tersebut.

Letih merevisi kuesioner, lelah bolak balik konsultasi, dan lunglai pulang malam. Sebagian mahasiswa bertugas sebagai panitia inti, sebagian sebagai tim kuesioner, dan sebagian lainnya ikut serta membantu persiapan lainnya. Bahu membahu dan saling menyamangati kunci utama kami dalam menghadapi persiapan ini.




Sikut-sikutan dengan panitia inti pun sempat terjadi, hehe, ini terjadi akibat kekhawatiran akan kekompakan tim. Keadilan panitia pun di tegakkan, 90 mahasiswa yang terbagi dalam 16 desa dipilih berdasarkan hasil undian. Tidak ada unsur kesengajaan. Dan kami pun adil, dibagi menjadi 16 kelompok Desa. Desa Bumiroso, Desa Gondang, Desa Limbangan, Desa Kuripan, Desa Wonoroto, Desa Mutisari, Desa Wonosroyo, Desa Watumalang, Desa Kalidesel, Desa Wonokampir, Desa Gumawang Kidul, Desa Pasuruhan, Desa Lumajang, Desa Binangun, Desa Krinjing, Desa Banyukembar. 2hari sebelum keberangkatan, kami sibuk dengan persiapan kelompok desa masing-masing. Dari mulai persiapan kelengkapan kuesioner, barang bawaan pribadi hingga bungkus .Panitia sibuk urus sana sini, bungkus ini itu, lari-lari kesana kemari *lebayy*


Finally, December come..














Senin, 25 Juli 2011

Sensasi Revisi

Huhuu, tanggal 13 Juli 2011 sudah dilewati dengan penuh perjuangan dan doa. Dan terhitung 12 hari pasca sidang, para mahasiswa diminta pertanggung jawabannya dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah yang sudah rapi direvisi. Masa revisi pun merupakan perjuangan yang sangat menantang bagiku, karena dosen yang biasanya mudah untuk ditemui, kali ini tidak. 

Hari pertama, aku ke kampus hanya untuk meminta tandatangan Bapak Ketua Jurusan. Kabar burung mengatakan bahwa Bapak Ketua Jurusan akan pergi keluar kota sampai tanggal 27 Juli 2011, karena hal tersebut maka kami seangkatan mendadak harus sudah membuat lembar pengesahan dan persetujuan yang akan ditandatangani oleh beliau. Setelah proses tanda tangan selesai, hapeku mati. Karena menurut beberapa narasumber pada hari itu dosen pembimbingku tak ada maka aku langsung pulang. Pukul 19.00 hape aku cas, dan ada beberapa sms masuk, ada satu sms yang membuatku tercengang. Isi smsnya “nek,gi ditanyain bu is, kapan mau konsul?”  #toengg
**pelajaran hari pertama   :  hubungi dosennya langsung, jangan langsung percaya dengan ucapan para narasumber -yang ternyata juga kurang tau keberadaan dosen- wkwk

Hari kedua, aku membuat janji pada pagi hari bertemu dengan dosen pembimbing teknis, namun aku lupa menanyakan jam, beliau hanya bilang “pagi”. Hhahag, dasar mahasiswa malas, setelah solat subuh, aku tertidur lagi, dan batu terbangun pada pukul 06.30. Walaaah… hasil yang akan di konsulkan belum di prin, mendadak panik. Setelah berjuang mempertahankan ketenangan dalam kepanikan, aku pun berangkat ke kampus. Pukul 08.30 aku tiba di kampus, namun satpam kampus bilang dosen pembimbingku sudah sampai sejak pukul 07.30. Oh mai goot…… telat keterlaluann,
**pelajaran hari kedua   :  saat menetapkan janji, jangan lupa tanyakan jam, bukan hanya menetapkan waktu,,,wkwk

Hari ketiga, kami janjian lagi untuk bimbingan. Pukul 07.30 beliau ada di kampus. Tapiiiii,lagi lagi aku kesiangan, dan baru sampai kampus pukul 08.00. ya ampuuuun, lemeess.. mesti gimana lagi iniii,temenku udah ada yang ngejilid,dan aku? Bimbingan aja boroboroo.. Pasrah, namun tetep sms sang dosen berharap beliau kembali lagi ke kampus pada hari itu. Alhamdulillaah,tidak seperti kejadian sebelumnya, kali ini sang dosen langsung membalas dan berkata “ok,nanti jam duabelasan ke kampus lagi”. Yippieeee….
Pukul 14.30 dosen pun belum datang, ibarat kata kayak cucian, dari basah ampe kering kerontang tapi sang dosen belum datang juga (wkwk,kampus dari sepi, jadi rame, ampe sepi lagi). Satu anak bimbingan pun gugur, tidak tahan lagi mesti nunggu ketidakpastian beliau. Tapi ternyataaaaa, 5menit setelah kepergian si anakyangtidaksabar itu, sang dosen dataaang… Hhhahaaaaa,girang bangettt… akhirnya bisa tatap muka langsung. Walau ternyata pada akhirnya KTI-ku hanya dibawa pulang (dibaca kagak tuu,*khawatir) 
**pelajaran hari ketiga   :  inget mantra andalannya Alif dalam Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna “Man Shabara Zhafira” artinya siapa yang sabar maka akan beruntung.

 Hari keempat,aku datang pukul 07.00,,wohooooo,lebih pagi dari sang dosen pikirku. tapi sampai pukul 10.00 sang dosen tak kunjung datang.. huhu, bener-bener di “gocek”. Pukul 11.00 sang dosen pun tiba dan langsung kami serbu. Banyak sekali yang harus direvisi terutama tabel, tapi aku harus tetap semangat untuk menyelesaikan KTI ini secepatnya. Dan Alhamdulillah pada hari itu sang dosen langsung memberi tandatangan ACC untuk diperbanyak. n___ n
**pelajaran hari keempat  : syukuri apa yang telah diberikan-Nya, karena baik buruknya sesuatu hal akan membuatmu belajar untuk menjadi lebih baik di hari esok

Sooooo, sekarang si KaTeI sedang di daftar tunggu di mas nur a.k.a juru fotokopi-laminating-jilid di kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II Jurusan Gizi tercintahh…