Jumat, 21 Desember 2012

Tahu diri - Maudy Ayunda

Mencinta seseorang di masa lampau, indah memang untuk dikenang. Tapi kalau perkaranya cinta itu belum tuntas. Secara harfiah, cinta itu masih mengikat dua hati manusia. Perpisahan memang pilihan yang tepat untuk keduanya. Masing-masing dapat melanjutkan hidup tanpa terkait satu sama lain.

Disaat keduanya telah berhasil "move on" dan menjalin tali kasih dengan pasangan masing-masing. Disaat yang "sangat tepat" pula mereka harus bertemu. Cinta itu dipilih bukan memilih. So, pilihlah "dia" yang tepat. :)

Here they are..




Hai selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini
Sungguh tak mudah bagiku

Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak berdiri di depanmu kini
Sakitnya menusuki jantung ini

Melawan cinta yang ada di hati

Reff

Dan upayaku tahu diri tak slamanya berhasil 
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama 
Pergilah, menghilang sajalah lagi

Bye selamat berpisah lagi
Meski masih ingin memandangimu 
Lebih baik kau tiada di sini

Sungguh tak mudah bagiku

Menghentikan sgala khayalan gila
Jika kau ada dan ku cuma bisa

Meradang menjadi yang di sisimu
Membenci nasibku yang tak berubah

Reff

Berkali-kali kau berkata kau cinta tapi tak bisa
Berkali-kali ku telah berjanji menyerah


Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah lagi

Source: http://www.maudyayunda.com/gallery/videos/video-lirik-tahu-diri

Rabu, 12 Desember 2012

Listen To Me - Mocca Lyrics




Hey baby listen to me carefully
Come and sit beside me
I’ll tell you everything about me


Hi honey listen to me carefully
Age is just a number
It won’t be any trouble at all


Reff:
Stay stay with me
I will be your best friend
I will be your guiding light


Stay stay with me
I will be your lover
I will be your everything


Hi honey listen to me carefully
For all the things that matters
Only you can take my golden heart


Repeat reff

Senin, 03 Desember 2012

Taukah kamu? Lubang kancing pria dan wanita berbeda..

Obrolan awal Desember di kantor gw pagi ini..

  • Persiapan pernikahan salah satu teman kantor
  • Rencana berangkat menuju TKP (Tempat Kejadian Pernikahan)
  • Beda lubang kancing pria dan wanita
Naaahh...
Obrolan terakhir yang bakal gw bahas, *hhahaa,secara yaa,gamungkin gw bahas yang 2 rencana diatasnya..

Pernah gag sih kalian penasaran dengan fenomena itu?
Atau bahkan ngeh aja enggag *kayak gw
Hahaaa,walaupun sudah jutaan bahkan ribuan kali nyetrika baju, gw gapernah nyadar perbedaan itu, sampai pada akhirnya temen kerja gw buka obrolan tentang hal tersebut..

A   : "Liat deh kancing baju si mas Y"
gw : "Kenapa emg?"
A   : "liat deh arah nya"
gw : "arah gimana? emang kenapa dah?"
A   : "kalo lo perhatiin, itu arahnya beda sama kancing baju lo"
gw : *celingukan sambil pelanga-pelongo, secara gitu, hari ini gw gapake kemeja
A   : "haaaalaaah, liat bajunya si C nooohhh"

wakakkakaaaakkk...
iya juga, ternyata memang beda guys..
Penasaran kenapa bisa terjadi perbedaan ituu,akhirnya gw searching di mbah google,
Searching punya searching,dapatlah informasi tentang kancing..


Om Wikipedia bilaang..
Kancing dapat dipasang di bagian muka tengah (kemeja, jas, blus, kebaya), bagian belakang gaun, ujung lengan kemeja dan jas, atau bahu (epolet). Pada belahan baju wanita, kancing dipasang di sisi kiri dan lubang kancing di sisi kanan. Sebaliknya, kancing baju pria berada di sisi kanan dan lubang kancing di sisi kiri. 



Kancing berikut rumah kancing yang dapat dipakai untuk mengancing serta menutup pakaian, pertama kali dikenal di Jerman pada abad ke-13. Pemakaian kancing segera meluas seiring dengan kepopuleran busana yang pas badan pada abad ke-13 dan ke-14 di Eropa.


Pada abad ke-17, pakaian berkancing hanya dimiliki oleh orang-orang kaya. Menurut kebiasaan waktu itu, pria terbiasa memakai baju sendiri. Namun sebaliknya, wanita memiliki pelayan wanita untuk membantu mereka berpakaian. Kancing yang dipasang di sisi kiri belahan baju wanita memudahkan pelayan wanita sewaktu mengancingkan baju tuan mereka.


Jadi, khususnya di kelas sosial menengah dan atas, lelaki umumnya berpakaian sendiri, sedangkan wanitanya tidak. Dayang-dayang dan pembantu mereka butuh waktu lebih dari satu jam untuk memakaikan baju. Pembuat baju lalu membalik arah mengancingkan baju agar pekerjaan lebih cepat dan mudah bagi yang terlibat. Karena pakaian pria tidak dipakaikan oleh orang lain maka tidak perlu dibalik arah pemasangan kancing. Begitulah awal mula mengapa kancing baju pada pakaian pria dan wanita berbeda arahnya.



Source: