Senin, 25 Juli 2011

Sensasi Revisi

Huhuu, tanggal 13 Juli 2011 sudah dilewati dengan penuh perjuangan dan doa. Dan terhitung 12 hari pasca sidang, para mahasiswa diminta pertanggung jawabannya dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah yang sudah rapi direvisi. Masa revisi pun merupakan perjuangan yang sangat menantang bagiku, karena dosen yang biasanya mudah untuk ditemui, kali ini tidak. 

Hari pertama, aku ke kampus hanya untuk meminta tandatangan Bapak Ketua Jurusan. Kabar burung mengatakan bahwa Bapak Ketua Jurusan akan pergi keluar kota sampai tanggal 27 Juli 2011, karena hal tersebut maka kami seangkatan mendadak harus sudah membuat lembar pengesahan dan persetujuan yang akan ditandatangani oleh beliau. Setelah proses tanda tangan selesai, hapeku mati. Karena menurut beberapa narasumber pada hari itu dosen pembimbingku tak ada maka aku langsung pulang. Pukul 19.00 hape aku cas, dan ada beberapa sms masuk, ada satu sms yang membuatku tercengang. Isi smsnya “nek,gi ditanyain bu is, kapan mau konsul?”  #toengg
**pelajaran hari pertama   :  hubungi dosennya langsung, jangan langsung percaya dengan ucapan para narasumber -yang ternyata juga kurang tau keberadaan dosen- wkwk

Hari kedua, aku membuat janji pada pagi hari bertemu dengan dosen pembimbing teknis, namun aku lupa menanyakan jam, beliau hanya bilang “pagi”. Hhahag, dasar mahasiswa malas, setelah solat subuh, aku tertidur lagi, dan batu terbangun pada pukul 06.30. Walaaah… hasil yang akan di konsulkan belum di prin, mendadak panik. Setelah berjuang mempertahankan ketenangan dalam kepanikan, aku pun berangkat ke kampus. Pukul 08.30 aku tiba di kampus, namun satpam kampus bilang dosen pembimbingku sudah sampai sejak pukul 07.30. Oh mai goot…… telat keterlaluann,
**pelajaran hari kedua   :  saat menetapkan janji, jangan lupa tanyakan jam, bukan hanya menetapkan waktu,,,wkwk

Hari ketiga, kami janjian lagi untuk bimbingan. Pukul 07.30 beliau ada di kampus. Tapiiiii,lagi lagi aku kesiangan, dan baru sampai kampus pukul 08.00. ya ampuuuun, lemeess.. mesti gimana lagi iniii,temenku udah ada yang ngejilid,dan aku? Bimbingan aja boroboroo.. Pasrah, namun tetep sms sang dosen berharap beliau kembali lagi ke kampus pada hari itu. Alhamdulillaah,tidak seperti kejadian sebelumnya, kali ini sang dosen langsung membalas dan berkata “ok,nanti jam duabelasan ke kampus lagi”. Yippieeee….
Pukul 14.30 dosen pun belum datang, ibarat kata kayak cucian, dari basah ampe kering kerontang tapi sang dosen belum datang juga (wkwk,kampus dari sepi, jadi rame, ampe sepi lagi). Satu anak bimbingan pun gugur, tidak tahan lagi mesti nunggu ketidakpastian beliau. Tapi ternyataaaaa, 5menit setelah kepergian si anakyangtidaksabar itu, sang dosen dataaang… Hhhahaaaaa,girang bangettt… akhirnya bisa tatap muka langsung. Walau ternyata pada akhirnya KTI-ku hanya dibawa pulang (dibaca kagak tuu,*khawatir) 
**pelajaran hari ketiga   :  inget mantra andalannya Alif dalam Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna “Man Shabara Zhafira” artinya siapa yang sabar maka akan beruntung.

 Hari keempat,aku datang pukul 07.00,,wohooooo,lebih pagi dari sang dosen pikirku. tapi sampai pukul 10.00 sang dosen tak kunjung datang.. huhu, bener-bener di “gocek”. Pukul 11.00 sang dosen pun tiba dan langsung kami serbu. Banyak sekali yang harus direvisi terutama tabel, tapi aku harus tetap semangat untuk menyelesaikan KTI ini secepatnya. Dan Alhamdulillah pada hari itu sang dosen langsung memberi tandatangan ACC untuk diperbanyak. n___ n
**pelajaran hari keempat  : syukuri apa yang telah diberikan-Nya, karena baik buruknya sesuatu hal akan membuatmu belajar untuk menjadi lebih baik di hari esok

Sooooo, sekarang si KaTeI sedang di daftar tunggu di mas nur a.k.a juru fotokopi-laminating-jilid di kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II Jurusan Gizi tercintahh…